Satria

Satria

Rabu, 22 Oktober 2014

Teknologi Side Stand Switch Pada Motor Honda

Teknologi Side Stand Switch Pada Motor Honda

Side Stand Switch menjadi trendseter motor HondaFaktor keselamatan dalam berkendara memang menjadi suatu hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Tidak hanya membutuhkan kondisi fisik yang prima dari si pengendara, fitur yang terdapat pada kendaraan bermotor juga berperan vital dalam menjamin keselamatan dalam berkendara di jalan raya.
Untuk itulah, demi mewujudkan jaminan keselamatan tersebut, Honda menggunakan berbagai fitur keamananan pada produk motor pabrikannya. Kita ambil contoh yang terdapat pada Honda Vario Techno, Honda Beat dan Honda Spacy. Pada beberapa jenis motor ini, terdapat satu fitur keselamatan yang dikenal dengan Side Stand Switch.

Apa Yang Dimaksud Side Stand Switch ?

Dengan menggunakan fitur Side Stand Switch mesin motor akan mati secara otomatis apabila standar samping diturunkan dan tidak dapat dihidupkan apabila standar samping belum dinaikkan.
Hal ini ditujukan agar mengurangi resiko pengendara lupa menaikkan standar samping. Karena sangat berbahaya apabila menggunakan motor dalam posisi standar samping diturunkan, akibatnya akan terjadi kecelakaan.

Cara Kerja Side Stand Switch

Fitur Side Stand Switch yang terdapat pada motor Honda akan bekerja apabila standar samping motor dalam kondisi diturunkan. Uniknya, sistem ini dapat berfungsi terutama pada saat kondisi mesin kendaraan masih menyala.
Pada bagian tertentu dipasang saklar otomatis yang dapat memutus aliran listrik pada motor, sehingga ketika standar samping diturunkan maka secara otomatis mesin motor Anda akan mati dan tidak dapat dinyalakan sebelum posisi standar dinaikkan (disimpan) kembali.
Cara penggunaan Side Stand Switch :
Cara menggunakan side stand switch
Cara menggunakan side stand switch

Manfaat Dengan Menggunakan Side Stand Switch

Menurut PT. AHM penggunaan Side Stand Switch diklaim dapat meminimalisasi resiko kecelakaan pengendara akibat lupa menaikkan standar samping pada saat ingin berbelok ke arah kiri atau pada jalanan yang tidak rata. Atau dengan tidak sengaja menarik tuas gas pada saat motor dalam kondisi diam.

Kelebihan Lain Pada Side Stand Switch

Selain itu, untuk menjamin kenyamanan Anda saat menggunakan fitur ini terutama di kondisi hujan, PT. AHM juga sudah mengklaim bahwa Side Stand Switch dirancang sedemikian rupa sehingga anti air hujan.
Pada bagian pelindungnya dilengkapi dengan seal anti air dan tegangan listrik yang digunakan pun cukup rendah (sekitar 12 V), sehingga meskipun air berhasil masuk ke bagian saklar otomatis maka tidak akan terjadi korslet. Cukup praktis dan aman, bukan?
Bahkan, Anda sebagai konsumen setia Honda juga patut bangga karena teknologi ini sebelumnya sudah berhasil dipatenkan oleh pihak Honda dan merupakan satu-satunya teknologi standar samping otomatis yang disematkan pada beberapa motor matik Honda di Indonesia.
Dengan adanya fitur ini, sudah jelas membuktikan bahwa Honda selalu terdepan dalam berinovasi sekaligus menjaminkeselamatan, keamanan, dan kenyamanan para penggunanya dalam berkendara. Salam Satu Hati.

Teknologi ABS Pada Motor Honda

Mengupas Teknologi ABS Pada Motor Honda

Dalam rangka meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk yang dipasarkan sekaligus mewujudkan visi sebagai perusahaan motor yang mengutamakan pengendalian, kenyamanan, dan rasa percaya diri pada para penggunanya, Honda berusaha untuk mengembangkan teknologi-teknologi terkemuka pada setiap motor pabrikannya.
Teknolongi terbaru dari PT. AHM adalah teknologi ABS (Anti-lock Braking System) yang disematkan pada salah satu produknya yaitu Honda CBR 250R. Honda berhasil membuktikan dalam berkomitmen untuk memberikan perhatian ekstra terhadap keselamatan para pengemudi setia Honda di seluruh dunia.

Pengertian Anti-lock Braking System

Anti-lock Braking Sistem atau rem anti terkunci merupakan sistem pengereman pada motor agar tidak terjadi penguncian roda ketika pengereman mendadak/keras.
Teknologi ini pada dasarnya ditujukan untuk keamanan dalam berkendara dan terletak pada sistem pengereman yang terdapat pada motor Anda, terutama ketika berada di jalan yang licin atau pada saat terjadinya pengereman secara mendadak, sehingga Anda dapat menghindari resiko terjadinya kecelakaan motor sedini mungkin.
Bahkan, menurut Insurance Institute for Highway Safety (IIHS), jumlah kecelakaan yang terjadi pada motor non-ABS ternyata 37% lebih banyak daripada motor yang dilengkapi dengan sistem pengereman ABS.

Letak ABS Pada Honda CBR 250R

Berikut adalah letak ABS pada Honda CBR 250R.
Letak ABS Pada Motor Honda CBR 250R
Letak ABS Pada Motor Honda CBR 250R


Letak ABS Dari Dekat
Letak ABS Dari Dekat

Cara Kerja Anti-lock Braking Sistem

Ketika sensor ABS tersebut mendeteksi ada roda yang mengunci, secara otomatis sensor tersebut akan mengirimkan sinyal ke modulator yang kemudian berfungsi untuk memerintahkan piston rem untuk mengendurkan tekanan fluida atau minyak rem dari kaliper dalam kondisi tertentu. Sebaliknya, tekanan akan kembali naik dan normal ketika penguncian berkurang. Proses pengurangan, penahanan, dan peningkatan tekanan fluida ini berlangsung sangat cepat, sekitar 15-50 kali per detik, sehingga roda tidak akan terkunci saat terjadi pengereman mendadak.
Selain itu, pada Honda CBR 250R terdapat ECU yang terletak bersamaan dengan ABS Modulator yang di dalamnya terdapat pompa, reservoir, dan katup solenoid in and out. Kedua katup tersebut yang akan membuka dan menutup selama proses pengaturan tekanan fluida.

Berikut ini adalah gambar lampu indikator petunjuk ABS yang terdapat pada speedometer
Lampu Indikator Petunjuk ABS
Lampu Indikator Petunjuk ABS
Misal, pada Honda CBR 250R, ketika Anda mulai menyalakan motor, lampu indikator ABS akan menyala diam. Lalu, ketika motor Anda mencapai kecepatan sekitar 10 km / jam atau lebih, lampu indikator ABS akan mati. Nah, pada saat inilah Anda dapat mendeteksi apakah sistem ABS motor Anda berfungsi atau tidak.
Apabila setelah Anda mencapai kecepatan tersebut ternyata lampu ABS tersebut justru berkedip, itu menandakan bahwa ada masalah yang terjadi pada sistem pengereman Anda. Cukup dengan membaca sekaligus menghitung jenis dan jumlah kedipan yang dihasilkan lampu indikator tersebut, Anda dapat mengetahui sumber kerusakan pada motor Anda. Kedipan panjang berarti angka puluhan, sedangkan kedipan pendek menandakan angka satuan. Sebagai contoh, satu kedipan panjang dan tiga kedipan pendek berjumlah 13. Angka tersebut merupakan tanda bahwa rangkaian speed sensor bagian belakang motor Anda tidak berfungsi dengan baik.
Setelah Anda mengetahui tentang sistem pengereman ABS dan Electronic C-ABS, ada baiknya Anda mencoba mengaplikasikannya pada Honda CBR 250R milik Anda sendiri. Keep ride, keep safe.